Home | Breaking News | Polling | Guest Book | Daftarkan Blogmu...
Deduplikasi Hadirkan Efisiensi untuk Bisnis   [28-06-2010 05:28:08]
VIVAnews - Perusahaan skala menengah kini memiliki data yang sama banyaknya seperti perusahaan skala besar. Di saat yang sama, mereka juga harus melakukan penghematan lebih banyak dibanding sebelumnya. Padahal, jumlah data akan terus berkembang biak dengan kecepatan yang sangat pesat. Menurut laporan The Economist, jumlah total informasi yang ada saat ini mencapai 1,2 zettabyte, atau sekitar 1.000 exabyte. “Fenomena yang dialami insinyur IT yang disebut sebagai ‘data besar’ kini dirasakan oleh kalangan bisnis dari berbagai ukuran,” kata Darric Hor, Country Director, Symantec Indonesia, pada keterangannya, Jumat 25 Juni 2010. Namun, menurut Darric, di saat yang sama, organisasi menghadapi pengurangan anggaran. “Berapa pun banyaknya data yang menjadi beban staf IT untuk ditangani saat ini atau di masa datang, bisnis skala menengah harus mencari cara untuk menghemat uang dengan mengawasi ketat baik belanja modal ataupun biaya operasional,” ucapnya. Untungnya, Darric melanjutkan, teknologi manajemen informasi seperti deduplikasi dan pengarsipan, yang sebelumnya merupakan pilihan bagi organisasi skala enterprise, kini tersedia untuk bisnis skala menengah. “Selain itu, teknologi tersebut kini telah diintegrasikan pada solusi backup dan recovery yang tidak hanya digunakan oleh bisnis kelas menengah untuk mengurangi biaya penyimpanan, akan tetapi digunakan pula untuk meningkatkan proteksi data dan meminimalisasi kompleksitas lingkungan IT mereka secara keseluruhan,” ucapnya. Sebagai informasi, menurut laporan Gartner, menggunakan proses backup biasa, sekitar 70 persen data yang dibackup merupakan data duplikasi yang sudah tidak pernah diakses lebih dari 90 hari. “Untuk itu, salah satu teknologi yang paling efektif dalam mengatasi tantangan baik pertumbuhan data pesat dan pengurangan anggaran adalah deduplikasi,” kata Darric. Darric menyebutkan, deduplikasi mengeliminasi data redundan pada seluruh backup atau sistem untuk mereduksi jumlah data yang disimpan. Selain itu, deduplikasi bisa mereduksi jumlah data backup yang disimpan sebanyak 90 persen atau lebih untuk backup file system, dan 80 persen atau lebih untuk backup aplikasi, termasuk Microsoft Exchange. “Hasilnya, deduplikasi memungkinkan organisasi secara dramatis mengurangi penyimpanan backup dengan mengonsolidasikan dan menggunakan kembali sumber daya penyimpanan yang ada,” tuturnya. (art) •
Sumber : VIVAnews [2010-06-28]
 
Berita lainnya...
SMK PGRI 3 MALANG Jl. Raya Tlogomas IX No. 29 Malang 65144 Jawa Timur Indonesia Telp.(0341)554383 Fax.(0341)574755
Website : www.smkpgri3-mlg.sch.id E-mail : smkpgri3@smkpgri3-mlg.sch.id Jumlah pengunjung : 17,573 orang. CMS